Ticket Information
I would like to donate!
Single session - Full Price

$52.50

Single session - Concession

$36.00

Single session - West Papuan / First Nations
Two sessions - Full Price

$76.00

Two sessions - Concession

$50.00

Two sessions - West Papuan / First Nations
Three sessions - Full Price

$90.00

Three sessions - Concession

$65.00

Three sessions - West Papuan / First Nations
Includes Sticky Tickets Booking & Payment Fee (covers secure card processing). No extra card fees for Visa/Mastercard; a 1.75% surcharge applies to American Express at checkout.
Add to Google WalletAdd to Apple Wallet
Add to Google WalletAdd to Apple Wallet
Event Details

The Black Rose Scholarship and Menumbook are proud to introduce Narratives for Liberation!

Narratives for Liberation is a series of three online workshops aimed at emerging and experienced writers interested in memoir, narrative essays, and stories about Indigenous ways of being and re-indigenisation. Each workshop will inspire and support writers seeking tothat will explore diverse experiences of narrative liberation work through themes such as roots, kinship, sense of belonging, exile, grief, intergenerational memory, dreaming and healing. 

Hailing from the Arafura Sea nations of Australia, West Papua, and Indonesia, we will be mentored by these established Indigenous and ally writers: 

  • Belinda Lopez (29 August 2026): an award winning documentarist and Story Doula who will offer a workshop which draws on techniques from narrative therapy and memoir writing to craft stories rooted in history and culture.
  • Gispa "Gege" Warijo (12 September 2026): a researcher and storyteller on Gender, Climate and Indigenous rights who will offer a workshop that explores the application of the decolonial ecofeminist lens in narrative writing. A proud West Papuan woman hailing from the Mpur Nation, Gege invites you to write from a place of reclaiming your relationship with Country, your voice in retelling your history, and your belonging in a life shaped by displacement.
  • Dicky Senda (26 September 2026): founder of Lakoat.Kujawas literacy collective and food lab who will offer a workshop recounting his experiences leading collective indigenous writing initiatives in the Mollo highlands of West Timor, and forming international indigenous writers ecosystems in the Arafura region. Dicky is a proud Atoni Meto man and native speaker of the Dawan language.

All three mentors also happen to be friends of Aprila Wayar, and will share how she has influenced them both as a liberation storyteller and as a friend.

Join us to find your voice for your next liberation story! You will get an opportunity to practise what you have learnt and connect with fellow storytellers in this space.

-------

(WNI yang bergabung dari Indonesia? Signal/WA Icha di +61490011120 utk harga khusus WNI yang menetap di Indonesia dan petunjuk pembayaran jalur Indonesia. Gratis untuk OAP dengan opsi donasi sukarela untuk mendapatkan 1 eksemplar digital "Mawar Hitam Tanpa Akar.")

Beasiswa Mawar Hitam dan Menumbook dengan bangga mempersembahkan Narratives for Liberation!

Narratives for Liberation adalah trilogi lokakarya daring yang mengajak penulis pemula maupun berpengalaman yang tertarik berkarya memoar, esai naratif, serta kisah-kisah mengenai kehidupan sebagai bagian dari budaya dan alam leluhur. Masing-masing lokakarya akan menginspirasi dan mendukung penulis mendalami tema-tema semisal akar, kekerabatan, jati diri kolektif, keterasingan, dukacita, ingatan antargernerasi, cita-cita dan pemulihan batin. 

Berikut ini mentor-mentor kita dari bangsa-bangsa Laut Arafura (Australia, Papua Barat dan Indonesia):

  • Belinda Lopez (29 Agustus 2026): Story Doula dan penulis dokumenter yang telah memenangkan penghargaan ini akan membawakan lokakarya berasaskan teknik-teknik terapi narasi dan penulisan memoar untuk meracik kisah-kisah yang berakar dari ingatan sejarah dan budaya
  • Gispa "Gege" Warijo (12 September 2026): peneliti dan aktivis narasi yang memperjuangkan isi-isu Gender, Iklim dan Masyarakat Adat ini akan membawakan lokakarya yang mendalami penerapan cara pandang dekolonial ekofeminis dalam penulisan karya narasi. Perempuan Mpur dari Papua Barat ini mengundangmu untuk menulis tentang perebutan kembali hubungan kekerabatanmu dengan alam leluhur, suaramu dalam menceritakan sejarahmu, serta jati dirimu dalam sejarah yang dibentuk oleh perpindahan dan kehilangan.
  • Dicky Senda (26 September 2026): pendiri kolektif literasi dan laboratorium pangan Lakoat.Kujawas ini akan membawakan lokakarya yang berbagi pengalamannya memimpin inisiatif sastra adat Mollo di Timor Tengah Selatan, serta membentuk ekosistem penulis Indigenous antarbangsa di kawasan Arafura. Dicky Senda adalah seorang lelaki Atoni Meto dan penutur bahasa Dawan.

Ketiga mentor ini juga akan mengenang pengaruh Aprila dalam kehidupan mereka, baik sebagai sastrawan yang memperjuangkan kebebasan, maupun sebagai kawan.

Temukan suaramu untuk menulis kisah pembebasanmu bersama kami!  Kamu akan berkesempatan mempraktikkan apa yang sudah dipelajari, serta bercengkerama dengan sesama penulis yang mempunyai cerita-cerita seru di ruang ini.

Refund Policy

Refunds up to 14 days before the event, Full refund 14+ days notice in advanced. Thank you for your understanding. Bisa refund sampai dengan H-14. Terima kasih untuk pengertiannya.

Share Via
Location
Narratives for Liberation Online Workshop

Australia

Organiser Information

Icha (she/her)
Black Rose Scholarship
0490011120

Ask the organiser